Soeharto Untold Stories: Kenapa Lampu Lalu lintasnya Hijau Terus ?

Soeharto Untold Stories: Kenapa Lampu Lalu lintasnya Hijau Terus ?

Salah satu ajudan Soeharto,  Maliki Mift, yang mengawal Soeharto menuturkan kisah menarik dalam buku ‘Pak Harto The Untold Stories’ paska kejatuhan pak Harto.   Saat pertama kali melapor ditugaskan sebagai  Pengawal Khusus Mantan Presiden, Maliki sempat ditanya Soeharto. “Saya  sekarang bukan presiden lagi. Apa masih mau ikut saya?” tanya Soeharto.  Maliki kemudian menjawab bahwa memang tugasnya menjaga Soeharto yang  berhak mendapat pengawalan sebagai mantan kepala negara. Tetapi dengan bersahaja, pak harto menolak untuk diberlakukan demikian sehingga timbulah cerita lampu lalulintas hijau terus.

Di hari pertama bertugas mendampingi Soeharto dalam  acara di luar rumah, Maliki mempersiapkan pakaian terbaiknya. “Batik  terbaik, setidaknya batik sutra,” jelas Maliki. Namun, begitu kagetnya  Maliki saat mengetahui kalau ternyata Soeharto mengenakan batik biasa,  sama seperti yang dikenakannya sehari-hari di rumah.

Diam-diam, Maliki pun mengganti batik sutra yang  telah dikenakannya. Beberapa kali hal itu dialami, hingga Maliki paham  kebiasaan Soeharto dalam berpakaian. Walau  dikenal sebagai sosok yang sangat disegani saat masih berkuasa, Soeharto  menganggap dirinya hanya rakyat biasa. Walau berhak mendapat  pengawalan, Soeharto menolak.

“Saya tidak usah dikawal. Saya sekarang masyarakat biasa, jadi kasih tahu polisinya,” ucap Soeharto. Maliki  kemudian mensiasati ini dan meminta polisi mengikuti dari belakang. Hal  yang wajar, mengingat kebencian masyarakat kepada Soeharto terhitung  masih tinggi usai reformasi.

Tapi Soeharto mengetahui siasat itu, dan tetap  menolak pengawalan. “Itu polisi kenapa ikut di belakang? Tidak usah!”  ketus Soeharto. Karena masih khawatir, ide baru  kemudian melintas di pikiran Maliki. Melalui radio, Maliki meminta  kepada polisi yang bertugas untuk mengatur lampu lalu lintas. Jadi,  setiap Soeharto akan melintas, Maliki menghubungi polisi dan meminta  agar lampunya disetel jadi hijau. Namun, Soeharto mengendus keanehan itu. Karena curiga itu dilakukan Maliki, Soeharto pun menegur Maliki. “Ini  lampu kenapa hijau terus? Polisi tidak usah diberi tahu. Sudah, saya  rakyat biasa, kalau lampu merah, ya biar merah saja,” kata Soeharto

 

Suported By

My President My Hero

Sejukkan dan Majukan Indonesia dengan Opini Positif. Serukan opini dengan jujur, santun dan cerdas. Lebih baik memilih “Menyalakan lilin dari pada mengutuk kegelapan”.

Aku Anak Indonesia yang Cinta Bangsa Ini. Aku Anak Indonesia bukan dari satu partai manapun, bukan dari satu golongan apapun atau dari kelompok lainnya. Aku Anak Indonesia yang hanya rakyat biasa.

Copyright@2012. My President My Hero: Informasi, Edukasi dan Opini Untuk Bangsa. All rights reserved

Pos ini dipublikasikan di Presiden Indonesia, Presiden Soeharto dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s